Rabu, 11 Juni 2014

Menggunakan Perintah DDL & DML


1. DDL (Data Definition Language)

DDL adalah suatu pernyataan untuk mendefinisikan struktur atau skema database.

Perintah-perintah dalam DDL.

1. Create
Fungsinya untuk membuat objek dalam database.
Contoh :
CREATE TABLE  `karyawan`.`ms_karyawan` (
`kode_cabang` VARCHAR( 10 ) NOT NULL ,
`kode_karyawan` VARCHAR( 10 ) NOT NULL ,
`nama_depan` VARCHAR( 8 ) NOT NULL ,
`nama_belakang` VARCHAR( 9 ) NOT NULL ,
`jenis_kelamin` VARCHAR( 1 ) NOT NULL ,
PRIMARY KEY (  `kode_karyawan` )

) ENGINE = MYISAM ;

2. Drop
Fungsinya menghapus Objek dalam Database
drop table ms_karyawan;


3. Truncate
Fungsinya untuk membersihkan isi tabel.
truncate table ms_karyawan;


4. Rename
Untuk mengganti nama objek.
rename table ms_karyawan to ms_karyawan2;

5. Desc
Fungsinya untuk melihat struktur table secara detail.
desc ms_karyawan2;


6. Explain
Fungsinya sama seperti Desc yaitu untuk menampilkan struktur.
explain ms_karyawan2;

7. Select Upper.
Fungsinya untuk mengubah string menjadi huruf kapital (upper case).

8. Select Lower.
Fungsinya untuk mengubah string menjadi huruf kecil (lower case).


2. DML (Data Manipulation Language)
DML adalah pernyataan yang di gunakan untuk mengorganisir

data dengan menggunakan skema objek.

1. Select
Fungsinya untuk menyeleksi data dalam database.
select kode_cabang form ms_karyawan;

2. Insert
Fungsinya untuk mengimputkan record kedalam suatu table.
insert into ms_karyawan (kode_cabang,kode_karyawan,nama_depan,nama_belakang,jenis_kelamin)
values ('123','354','Taylor','Swift','P');

3. Update
Fungsinya untuk melakukan update dari table yang sudah di buat.
update ms_karyawan set nama_depan = 'Taylor'
where kode_karyawan = '354';

4. Delete
Fungsinya untuk menghapus isi record baik semuanya maupun sebagian.
delete from ms_karyawan where kode_cabang='123';

Tidak ada komentar:

Posting Komentar